Sabtu, 27 Mei 2017

Ide Wisata di Bali, Tempat-Tempat Cantik Ini Nggak Boleh Kelewatan




"Aku pengin liburan santai deh. Nggak ada target apapun. Bener-bener menikmati," ujar embak pada seorang sahabat via whatsapp.

"Lagi pengin ke mana emang?"

"Yang deket-deket aja biar cutinya nggak lama. Biasalah aku kan fakir cuti."

"Eh, gimana kalau ke Bali aja? Masih relatif dekatlah sama Semarang. Bisa pergi di weekend lalu nambah sehari," ujar sahabat bersemangat.

"Bali ya? Enaknya ke mana aja kalau di sana?" tanya embak yang memang lagi cupet ide.

"Dengerin baik-baik yaaa. Jangan sampai ketiduran. Catet kalau ke Bali wajib pergi ke mana saja," 

Senin, 17 April 2017

Mengenal Indonesia Lebih Dekat di Galeri Indonesia Kaya



"Mbak Les, udah pernah ke Galeri Indonesia Kaya belum?" tanya Mbak Putri setelah kami berjumpa di West Mall Grand Indonesia.

"Belum, Mbak. Kenapa emang?" tanya embak sambil sibuk menata barang belanjaan. Yoih jauh-jauh dinas ke Jakarta tetep aja ribut cari buah. Wkwkwk. Pencitraan dikit boleh kan ya? Hahaha.

"Main ke sana yuk, Mbak. Mau nggak? Mbak Les udah laper?"

"Laper sih udah, Mbak. Tapi nggak apa-apa ke sana dulu. Masih bisa ditahan kok. Daripada makan dulu nanti ujung-ujungnya malah mager."

"Yuk sekarang aja! Keburu tutup. Tempatnya ada di lantai 8."

Kami bergegas menuju lantai 8 di mana Galeri Indonesia Kaya berada. Sepanjang perjalanan kami sibuk ngobrol hal remeh temeh. Maklum kami sangat jarang ketemu. Paling banter 2x setahun.

"Nah, Mbak Les, kita udah sampai. Yuk masuk!" seru Mbak Putri menunjuk ruangan yang bertuliskan "Galeri Indonesia Kaya". Tepat bersebelahan denga bioskop.

Minggu, 23 Oktober 2016

Commuter Line dan Kota Tua, Dua Hal yang Dirindu dari Jakarta







Percakapan suatu siang saat beberapa teman akan kembali ke Jakarta.

"Ditunggu kedatangannya di Jakarta, ya. Nanti nginep rumah kami aja. Ada kamar kosong yang biasa dipakai anak-anak buat nginep,"ujar seorang teman berpamitan.

Saya berjabat tangan dan mengangguk. "Semoga punya rejeki dan bisa ke sana. Tapi nanti tetap ada edisi naik KRL, ya?"

"Itu gampang nanti. Bisa diaturlah. Datanglah dulu ke Jakarta."


Beberapa kali memang pernah ngetweet soal rasa kangen saya naik commuter line atau biasa dikenal dengan sebutan KRL (kereta rel listrik). Untuk cerita selanjutnya saya sebut KRL aja yaaa. Sampai ada teman yang ngakak gegara rasa kangen saya ini. "Naik KRL kok dikangeni" gitu katanya. Hahaha. Yaaa gimana yaaa. Wong di Semarang nggak ada. Wkwkwk. Ada yang nanggepin serius juga lho. Mau nemenin naik KRL lagi maksudnya. Aku sih mau bangettttttt :D

Kamis, 20 Oktober 2016

Es Puter Cong Lik dan Roti Bakar Adem Ayem, Alternatif Kuliner Malam di Semarang

Es Puter Cong Lik dan Roti Bakar Adem Ayem, Alternatif Kuliner Malam di Semarang



 
"Masih kuat makan lagi nggak, Mbak?" tanya Mbak Putri pada saya dan beberapa teman saat kopdar malam itu. 

"Emang kenapa, Mbak?" jawab saya heran.

"Pindah tongkrongan yuk! Lanjutin ngobrol apa gitu tapi pindah tempat. Mau nggak?"

"Emang mau cari makanan apa?"

"Aku pengen roti bakar di depan rumah sakit Telogorejo deh. Pada mau nggak?"

"Boleeeh. Yukk. Kapan lagi bisa nongkrong sampai tengah malam. Hahaha."

Sabtu, 15 Oktober 2016

Pengalaman Liburan Bareng Aldebaran dan Nailah ke Malang


"Taro, ini Nailah malah mid semester tanggal segitu. Duh, gimana ya enaknya? Apa ikut susulan aja ya?" Tanya Mbak Dew khawatir. 

"Kasian kalau ikut susulan, Mak. Udah gapapa tiket direschedule aja deh. Kasian kalau abis liburan masih mikirin mid semester," jawab saya sok diplomatis.

"Iya, Taro, kasian kalau kudu mid abis liburan. Lagian ini kan liburan untuk mereka."

"Udah enggak apa-apa direschedule tiketnya. Paling cuma kepotong berapa persen doank kok."


Rencana jalan-jalan kami ke Malang ini tercetus ketika Alde ingin berkunjung ke museum angkut. Dia bahkan sudah semangat banget searching dan bertanya pada sang mama tentang museum tersebut. Yup, Alde memang pecinta museum. Kecintaannya tercermin ketika dia menyusuri lorong demi lorong museum, mengamati, membaca dan melihat satu per satu koleksi museum. Jika orang lain merasa horor (termasuk saya), ketika berlama-lama di museum, Alde tidak demikian. Dia begitu menikmati dan menghayati setiap jengkal museum. Rasa tahunya begitu besar. Kecintaan pada museum ini menurun dari kakek dan om dari sang mama.