Kamis, 15 September 2016

Wajah Baru Starbucks Paragon Semarang

Wajah Baru Starbucks Paragon Semarang


"Kok cuma buka dikit gini, Mbak?" tanya saya pada barista saat nunggu teman antre beli minum.

"Kami sedang masa renovasi, Mbak. Mohon maaf membuat kurang nyaman"

Saya mengangguk-angguk. Memang suasana cafe jadi sumpek. Hanya seuplik ruangan yang menjadi tempat melayani pelanggan. Tak apalah, toh saat itu saya dan teman hanya mampir sebentar. Semoga usai renovasi lebih nyaman untuk tempat nongkrong.




Rabu, 07 September 2016

Mengenal Lebih Dekat Sejarah Pertambangan Timah di Museum Timah Indonesia Pangkal Pinang


“Pak, bisa anterin ke Museum Timah di jalan Ahmad Yani?” tanya Mbak Dee pada sopir angkot. 

“Eeemmm...bisa tapi nambah. Soalnya bukan rute angkot kalau ke sana,” jawab pak sopir sembari menyebutkan angka. 

Mbak Dee menoleh pada saya meminta persetujuan. 

Saya mengangguk. “Gapapa, Mbak. Daripada kita kesiangan dan bingung nyari kendaraan.”

Kami menyetujui angka yang disebutkan sang sopir tanpa tawar menawar. Toh, kami memang butuh dan mengejar waktu. Tidak ada pilihan lain. Sejak tiba di Pangkal Pinang kami sudah dipusingkan mencari alat transportasi ke beberapa destinasi. Sewa mobil sangat tidak ramah di kantong karena kami hanya bertiga dengan Lala. Sedangkan sewa motor sangat sulit dijumpai. Membuat kami hampir putus asa. Padahal banyak tempat-tempat yang ingin kami kunjungi. 

Senin, 05 September 2016

Merencanakan Liburan Layaknya Menyongsong Sebuah Masa Depan



"Mbak, ini peruntukan tabungannya untuk apa?" tanya petugas bank.

"Eeemmm...liburan aja deh, Mbak. Biar semangat nabungnya beda," jawab saya asal.

Jum'at tanggal 26 Agustus kemarin kantor saya kedatangan bank untuk promosi produknya. Awalnya sih hanya ngikut teman bertanya-tanya. Eh, malah tergiur juga buka tabungan karena biaya administrasi rendah dan berbagai kemudahan lain. Paling penting ATM tersedia di kecamatan tempat saya lahir.

Sebagai embak kantoran yang hanya bisa mengantongi 12 hari cuti dalam setahun, agenda liburan itu perlu perhitungan khusus. Apalagi saya termasuk golongan orang-orang yang nritik atau detail soal persiapan liburan. Mulai dari dana, waktu, tempat, serta berbagai persiapan lain. 

Berhubung saya masih terlalu labil untuk persiapan liburan, tanggal 28 Agustus kemarin menjadi kesempatan untuk menimba ilmu dari dua travel blogger Indonesia, Mbak Donna Imelda dan Mbak Muna Sungkar. Beliau berdua menjadi pembicara diacara seminar Sunlife dengan tema "Wujudkan liburan terbaikmu"

Senin, 22 Agustus 2016

Lampung - The Treasure of Sumatra : Pantai Batu Layar, Surga Tersembunyi di Balik Perjalanan Empat Musim



“Kamu serius mau ke Lampung dua hari doank, Tar?” tanya teman sangsi. 

“Iyup! Kan aku udah cerita dari kemarin” 

“Gilak! Dapat apa kamu cuma dua hari. Sumatra loh, Tar! Enggak kayak kamu pergi ke Jogja. Minimal tiga hari biar puas jalan-jalannya” 

“Eeemmm...lha gimana? Mau cuti enggak memungkinkan” 

Trip ke Lampung akhir Mei lalu memang hanya untuk membunuh weekend. Biar kesannya keren gitu weekend nemplok di luar jawa. Padahal aslinya mah remek di badan. Hahaha. Perjalanan darat dari Semarang hingga Lampung terbilang tidak mulus untuk fisik maupun mental. Ceritanya kapan-kapan deh ya :D 

Kamis, 30 Juni 2016

Andaikan Punya OPPO F1 Plus Untuk Membingkai Keelokan Wajah Indonesia


"Aduh gimana ini, handphone nggak bisa nyala," ujar saya panik sesaat keluar dari Bandara Depati Amir.

"Masih nggak bisa, Tar?," tanya Mbak Dee penasaran.

"Iya nih, Mbak. Cuma kedap kedip ganjen gini"

Menginjak hari ketiga cuti, sore itu saya tiba di Pangkal Pinang. Apa daya malah disambut dengan smartphone yang nggak bisa nyala sama sekali. Smartphone yang menemani saya setahun terakhir tiba-tiba pingsan tanpa pamit terlebih dahulu. Panik karena kode booking hotel dan pesawat tersimpan di sana. Emang sengaja nggak saya cetak. Hemat kertas. Harus belajar go green dari diri sendiri. Belajar menyayangi bumi. Itu alasan (sok) mulia yang pernah tercetus tanpa mengantisipasi hal-hal tak terduga. "Seharusnya email tak forward ke Mbak Dee," batin saya kesal.