Jumat, 22 Juli 2011

Sujud di Penghujung Pagi

Di suatu pagi yang sepi....
Di kala sang surya masih malu-malu menampakkan diri
Di kala ayam masih di kandang bersembunyi
Aku memanjatkan do'a pada Illahi

Bercinta dengan-Nya sepenuh hati
Berusaha memahami....mengerti...
Bahwa Dia adalah cinta sejati....
Sebuah cinta yang hakiki

Cinta-Nya tak kan pernah mati
Cinta-Nya bukan sebuah ilusi
Tapi cinta-Nya adalah pasti
Cinta yang akan membawa kita pada kehidupan hakiki
Sebuah kehidupan yang telah kita nanti-nanti

Aku hanya kecil tak berarti
Ibarat sebutir pasir di pesisir
Ibarat setetes air di lautan lepas
Ibarat sampah diantara tumpukan sampah
Berartikah hidup ini???

Di sajadah lusuh aku memasrahkan diri
Mengharap ampunan dari Illahi Rabbi
Mengharap ridho untuk hidupku ini
Seperti sebuah janji-Nya yang sejati

Bukankah Dia berjanji
Bukankah telah tertulis rapi
Bahwa Dia akan datang pada penghujung pagi
Dia akan mengabulkan do'a - do'a ini
Bagi setiap insan yang bangun dari mimpi
Bagi setiap insan yang menyentuh wudhu melawan dingin menusuk diri
Bagi setiap insan yang meminta, memohon ampunan juga memasrahkan diri

Semoga aku bisa tetap bersujud di setiap penghujung pagi
Bukan hanya sujud ketika diri ini membutuhkan cinta Illahi Robbi
Bukan sebuah sujud dikala diri ini lemah tak memiliki arti
Tapi sebuah sujud yang terus terlaksana setiap penghujung pagi



*terima kasih untuk emak-emak di IIDN Semarang juga Interaktif yang terus memberikan semangat untuk terus berkarya dan berkarya....lup yu puuuulll emak2* mwwwaaaccchhhh.....*cium jauh*
juga sahabat2ku semua...miss U guys :)

note : harap komen yak yg ditag *maksa*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar