Rabu, 02 Januari 2013

Resensi AKD Tamat

Buku AKD The Series aku beli tak sengaja. Iseng saja liat judulnya yang "nyleneh". Saat itu aku sudah punya kebiasaan belanja bulanan buku. Minimal satu buku satu bulan deh...hehehehe. Tak menyangka isinya beneran dodol seperti judulnya. Sungguh kocak, konyol, namun tetap saja ada hikmah bisa diambil. Gaya mbak Dew bercerita sungguh alami, mengalir dan pembaca bisa ikut merasakan suasana Puri Cantika 2. Aku sampai ngakak tiap baca dan sebelum punya seri selanjutnya, lebih sering dibaca ulang. Tak pernah bosan sama sekali, sungguh hiburan yang menyenangkan. Akhirnya, aku berburu seri selanjutnya beserta 2 komik terbaru. Jadi koleksiku lengkap, dari AKD, AKD Lagi, AKD Kumat Lagi, AKD Tamat, dan 2 komik AKD 1-2. Komplit!! Buueehh...seneeeeng. Pernah bayangin ketemu dan minta ttd sama penulisnya loohhh . Dan sama temen kost aku dikenalin penulisnya,,,hihihihi seneng banget. Serasa ketemu artis deh. Dan kemarin dapat door prize ada tulisan "Persembahan Penerbit. Buku Ini Tidak Dijual". Waaaaa....seneng sekali walau udah ada bukunya sejak lama. Menurutku sejak AKD The Series hingar bingar, muncullah buku-buku dodol yang lain. Tapi tetep cinta sama AKD The Series deeeh.....

AKD TAMAT??? Ekspresi pertama "kecewa berat", secara diriku fans berat AKD. Cerita di AKD Tamat tak kalah seru dengan seri sebelumnya. Tetep kocak, dodol dan mengalir. Sungguh terasa sekali persahabatan makhluk-makhluk Puri Cantika 2. Berbagai karakter bercampur jadi satu, ada konflik sesama teman, pengalaman dugem, dan berbagai pengalaman lain yang mengesankan. Tak lain dan tak bukan itu justru mempererat persahabatan mereka. So sweet. Paling menghebohkan waktu mbak Dew wisuda dan harus berpisah 2 bulan setelahnya. So touching!!! Pengalaman mbak Dew wawancara juga tak kalah dodol juga geli. Hahahaha. Pokoknya semua cerita di AKD aku sangat suka :D

Kritik dan Saran :
Kritik : AKD Tamat banyak tips dan kesan-kesan para pembaca setia AKD di tengah-tengah naskah. Memang tidak mengganggu sih tapi bisa jadi itu diabaikan oleh pembaca karena penasaran sama cerita selanjutnya. Mungkin lebih baik ada di akhir naskah...hihihihi lah bukunya udah best seller dink :D. Tipsnya boleh juga dicoba, manjur sekali.
Saran : Gimana kalau buat buku tentang mantan makhluk Puri Cantika 2? Pasti sekarang lebih seru dan menyenangkan, soalnya sudah berkeluarga. Hehehe. Ya...pokoknya semoga mbak Dew terus berkiprah di dunia kepenulisan. Semoga segera bisa melahirkan buku-buku yang fresh dan bermanfaat bagi semua orang. Tetep kocak dan dodol. Ciri khas yang tak boleh dihilangkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar