Sabtu, 14 Desember 2013

Dorong Mobilnya, Mbak!


 "Ayoooo...dorong lagi. Keluarkan tenaga ekstra. Kan abis diisi nasi kuning sepiring full di Edu. Sambil nawarin salaknya donk, Taroooo!" begitu sorak sorai penggemar di sebelah kiri saya.

Maklum saja mereka begitu sayang dan cinta kepada saya. Hiks. Jadi terharu *mrembes mili. Mereka tau bagaimana ngebetnya saya berkunjung ke suatu tempat impian. Jadi sambil nunggu mobil jemputan saya buka lapak jualan salak *abaikan :p


Kejadian ini terjadi saat kami harus menunggu bis yang tak kunjung datang. Alhasil kami ngendon  (sampai) jamuran di Stasiun Ngabean. Berapa jam? Enggak tau! Setelah gempor jalan kaki dari Edu Hostel ke Ngabean, kami menyabotase lapak pedagang salak. Termasuk mobilnya ini. Hihihi. Tapi terharunya walaupun disabotase kami masih ditawari salak. Gratis alias nggak bayaarrr, Booo'! Berhubung kami malu-malu, akhirnya si penjual gemas dan ngasih kami salak. Horeee...horeee...alhamdulillah. Makasih, Bu. Tau aja kami ngiler pengen makan salak *eh :p
Ini bukti otentiknya :D


Postingan ini diikutsertakan dalam kontes Narsisisasi ala Blogger Nusantara 2013 yang diadalan oleh Ria Lyzara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar