Jumat, 02 Mei 2014

Teruntuk Sesosok Guru

"Menuntut ilmu itu harus ada yang kita dapat, kalau mencari itu sedapatnya"

Keningku berkerut, alisku terkait, berusaha mencerna kalimat tersebut. Maklum kapasitasku kan nggak full. Kuotanya lagi mefet aka habis. Kalau dibuat mikir berat takut kesandung di tengah jalan malah berabe :D *bilang aja nggak mau disebut lola :p

Mempunyai teman seorang guru tentu menyimpan cerita tersendiri. Dari dulu aku emang kagum pada sesosok yang biasa dipanggil "guru". Bagiku beliau-beliau itu luar biasa. Hanya saja sejak dulu aku tak pernah menyebutkan cita-citaku menjadi guru. Aku sangat suka anak kecil tapi jiwaku bukan menjadi seorang guru. Jiwaku ada di sini, di suatu tempat yang terkadang aku menangis, tertawa, bersenda gurau, diam, merenung dan segala tetek bengeknya. Aku juga nggak bisa ngajar, nggak sesabar mereka-mereka yang notabene super sabar mengajari anak kecil. Tapi sekali lagi dan entah dari sisi apa, aku sangat suka, bahkan cinta dengan anak kecil. Hampir semua anak temen lengket denganku. Apalagi kalau mereka lucu, imut, ganteng dan ngegemesin, siap-siap deh aku kekepin mulu. Hihihi. Ada yang aneh? Mungkin!


Pagi tadi aku baru sadar kalau hari ini adalah Hari Pendidikan Nasional. Ingin aku memberikan sedikit apresiasi kepada sesosok guru. Ijinkan aku bercerita tentangnya. Bagiku dia sosok sederhana dan luar biasa. Bukan dan tak ada maksud memuji terlalu berlebihan. Itu sikap tak baik bukan??? Takutnya nanti buta hati dan tenggelam dalam pujian. Ah, tapi tentu saja aku punya alasan. Aku hanya ingin mengatakan bentuk kekagumanku dalam bentuk tulisan. Bukan dalam bentuk plakat atau piagam. Barang bisa rusak tergerus jaman tapi tulisan akan menjadi sejarah untuk dikenang. Semoga :)

Sesosok guru sederhana yang pernah aku kenal. Sesosok yang membuatku "melek" dan ingin terus belajar. Kecintaannya terhadap anak-anak jangan pernah ditanya. Baginya dunia pendidikan adalah nafas hidupnya. Dia ingin terus belajar, dia ingin terus mengajar. Membagi ilmu yang telah dia dapat bagi generasi penerus selanjutnya. Berbagi dengan hati.

Sumber Gambar : Mbah Gugel
 
Pengalamannya menjadi seorang "backpacker" telah mendidiknya secara perlahan. Membuat kecintaan terhadap dunia pendidikan semakin menggebu. Ingin mewujudkan ini dan itu. Banyak yang ingin dia wujudkan, banyak yang dia capai. Semangatnya sungguh membuatku menekuk muka. Aku malu! Sampai sejauh ini aku belum pernah berkiprah dalam sebuah bidang apapun. Walaupun aku pernah curhat tentang kegalauanku akan mahalnya pendidikan masa kini, buktinya aku belum memberi dampak apa-apa. Aku terdiam dan hanya menjadi penonton. Terkadang merengut dan komentar macam-macam. Ah, manusia macam apa aku?

Sesosok guru itu tak hanya memikirkan masalah pendidikan. Seperti kubilang banyak sekali yang ingin dia wujudkan. Mungkin kalau dibikin list bisa habis berlembar-lembar halaman kali ya? Kadang aku iri, kadang aku ingin menjadi seperti dia. Menikmati setiap jengkal kegiatan yang dia lakoni tanpa ada keluh keluar dari mulutnya. Yang ada hanya semangat membara. Yah, hanya sebuah SEMANGAT! Sedangkan aku masih sering mengeluh ini itu. Sekali lagi aku belajar banyak dari sesosok itu.

Tak sengaja liat postingan ketua genk antagonis Mak Uniek, rasanya aku ingin ngedaftarin dia sebagai kandidat di sini. Hihihi. Tapi aku harus ngedandanin dia dulu donk ya jadi cewek. Pake wig sama jarit dulu kali ya. Wkwkwk *peace. Hanya saja kecintaan dan kiprah yang dilakoninya sungguh bikin aku angkat topi.

Tetaplah menjadi dirimu sendiri wahai guru sederhana. Ingin kelak namamu dikenang selalu oleh murid-muridmu. Aku yakin sosokmu tak akan pernah dilupakan siapa saja. Sifatmu yang luwes dan gampang bergaul menjadi icon tersendiri. Kamu mudah dikenal dan kamu beda. Kamu selalu membuat nyaman sekelilingmu :) Mungkin cocok seperti kata Mbak Maya Angelou ini "I have learned that people will forget what you said, people will forget what you did, but people will never forget how yow made them feel".

Selamat Hari Pendidikan Nasional para guru hebat. Selamat berkiprah para pendidik generasi penerus bangsa. Selamat berkarya dan berjuang. Kalian adalah tangan kanan untuk mencetak anak-anak harapan masa depan! Sekali lagi aku angkat topi untuk kalian :)


Salam Sayang,

@tarmoth

Tidak ada komentar:

Posting Komentar