Kamis, 04 Desember 2014

Lalu, Apa Yang Tersisa?

Tiga belas september lalu kita pertama kali berjumpa di sebuah aula
Dua puluh lima september lalu kita berjuang bersama
Dan...
Dua puluh delapan september kita bertemu kembali dengan perasaan lega
Akhirnya hari inspirasi lewat sudah

Lalu...

Pagi ini telah menginjak hari ketujuh puluh setelah hari inspirasi
Tujuh puluh...
Iya, tujuh puluh...
Tak boleh dikurangi atau ditambah
Pagi ini cukup tujuh puluh
Terasa cepat ataukah lambat?

Lalu...

Apa yang telah terjadi dalam rentang tujuh puluh hari?
Berjumpa sesama relawan?
Bernostalgia di whatsapp?
Berkunjung ke sekolah?

Atau...

Merindu hari inspirasi tiba lagi?

Lalu, apa yang tersisa?

Sekadar tanya yang perlu dan tidak akan sebuah jawaban
Hanya di sini
Di lubuk hati yang lebih tahu jawabannya

Katanya...

Persahabatan yang indah terjalin tanpa kata
Tak harus selalu bersama
Cukup saling memahami satu sama lain

Katanya...

Kekeluargaan yang erat akan selalu mengena
Membuat yang jauh terasa selalu dekat
Seperti telletubbies yang selalu berpelukan erat

Begitu juga dengan kita...

Semoga...

Persahabatan yang indah
Kekeluargaan yang kental
Tak putus begitu saja

Semoga...

Silaturahmi tetap terjaga
Entah dalam media apa
Walau hanya sekadar bertegur sapa
Hingga waktu tepat memisahkan kita

Kelak...

Ataukah sekarang...

Kita akan tahu jawabannya
Tentang sebuah tanya

Lalu, apa yang tersisa?


Salam,

@tarie_tar

2 komentar:

  1. mari lanjutkan perjuangan KI..jadi relawan, atau apa saja, mari bergerak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. In shaa Allah. Semoga istiqomah ya, Mak :*

      Hapus