Minggu, 25 Januari 2015

Lagi-lagi Tentang Kelas Inspirasi

“Taro, ada KI Yogya tuh bentar lagi. Gabung yuk”

“Jangan lupa 25 Januari 2015 mulai pendaftaran. Hari Inspirasi 16 Maret. Ayok ikut KI lagi”

Beberapa waktu lalu teman-teman seperti sengaja menowelku tentang hal ini. Nggak di twitter atau di grup whatsapp. Semua rame. Heran. Mereka tahu bahwa aku telah terjebak di gulungan Kelas Inspirasi. Nggak bisa keluar. Eh, nggak bisa atau emang nggak mau? Dasarnya aku tukang rusuh dan bikin onar, kusambut tawaran itu dengan “kompor”.

“Ayok. Siapa takut? Siap mengguncang Yogya, kan?”

Memang bahasan di grup kelompokku sewaktu ikut KIS akhir-akhir ini masih seputar tentang KI Yogya. Yah, walau banyak randomnya sih. Etapi random bermanfaat loh. Kami terkenal sebagai kelompok paling heboh. Orangnya dikit tapi hebohnya udah ngalahin pendemo kenaikan BBM dah *eh. Bagi mereka aku adalah kompor mleduk. Tiap hari kerjaannya colak colek. Kadang bahkan kirim whatsapp nggak penting. Sekadar say hello aja. Hahaha. Maapkan aku kelompok rempong!

Ini dia penampakan kelompok IV :D
“Prend, aku kangen kalian. Ketemuan yuk!”

Atau whatsapp gini :

“Tetiba sekolah samping rumah muter lagu terima kasih guru. Ah, kangen deh. Inget keonaran malam itu?”

Kelompokku rata-rata orangnya rame. Kalau udah dipancing pasti keluar deh aslinya *piss. Apalagi kalau lagi slow kerjaan dan bisa nimbrung semua, beuh nggak usah dikira berapa ratus pesan yang masuk. Heran aja bagi yang nggak pernah nimbrung berapa ratus message tuh di hengpongnya. Semoga kagak hang yes :D Kadangkala sepi tapi lebih banyak ramenya. Mereka itu selalu bikin kangen. Ah, inikah yang dinamakan chemistry? Tak taulah aku.

Suatu kali...

“Kapan nih KIS 2 dilaksanain?”

“Nunggu sumbu kompor”

“Mbak Les aja yang jadi sumbu kompor KIS 2”

“Kan udah jadi kompor mleduk di kelompok ini. cocoklah jadi sumbu kompor KIS 2”

Glodak! Aku kejengkang! Antara ngakak dan geleng-geleng.

Pernah suatu kali, saat aku iseng posting tulisan tentang KIS 1 di grup FB KI Semarang, beberapa orang rame-rame ngomporin aku jadi sumbu kompor. Dan voilaaaa....salah satu panitia bikinin banner! Langsung kabur tunggang langganglah aku :v
Kerjaan panitia KIS 1 -___-"

Kelas Inspirasi Semarang 1,

Dari sinilah semua berawal. Berkat konsultasi sana sini dan memantapkan hati, akhirnya berani juga mendaftarkan diri. Sayangnya kok LOLOS! Hahaha. Galau dan riwehnya sewaktu persiapan nggak sebanding kala Hari Inspirasi tiba. Banyak ngeblank tapi asiknya nggak karuan. Nggak heran kalau banyak yang bilang Kelas Inspirasi itu bikin nagih. Suwer dah. Nggak percaya? Buktikan!

Seseorang di kelompokku pernah bilang bahwa di Kelas Inspirasi akan menjadi keluarga. Dan yang paling aku inget dalam-dalam adalah KI bisa menjadi ladang amal. Ya, ladang amal yang terbentuk dari silaturahmi berkesinambungan antara sekolah dan relawan. Nggak akan cukup sehari yang katanya menginspirasi itu. Memang bukan sebuah keharusan untuk berkunjung lagi setelah Hari Inspirasi. Hanya saja dalam 7 prinsip dasar KI telah disebutkan bahwa relawan harus siap bersilaturami. Dan bukankah menjalin silaturahmi juga diajarkan dalam agama kita? Dia adalah salah satu pintu untuk membuka rejeki. Di luar itu, apa nggak kangen kala liat foto wajah polos nun menggemaskan? Nggak meleleh saat liat senyum dan binar mata mereka? 

Wajahnya itu loh selalu bikin gemes dan kangen :*
 Owh!

Aku tergugu. Aku rindu dan kangen! Sungguh! Biarlah dianggap lebay. Tak mengapa. Hak orang untuk menilai orang lain kok. Aku selalu mengingatkan diri bahwa terjunku di KI bukan sekedar euforia. Aku ingin ada untuk mereka, menjadi kakak sekaligus keluarga. Terjun? Ah, Taro, baru juga sekali ikut KI kok udah bilang terjun. Malulah sama para penggiat KI yang patut diacungi jempol *lirik seseorang :p

Aku tak ingin bereuforia. Aku tak ingin sekedar ikut-ikutan saja. Bukan tanpa alasan aku merancang sebuah rencana saat berkunjung ke SD nanti.  Yang udah diamini oleh dua orang di luar sana. Doakan aku bisa mewujudkan ide agak gila itu yes! Aku ingin kekeluargaan dengan SD Kusuma Bhakti tak selesai sampai di sini. Aku ingin adik-adik kecilku selalu menganggapku ada. Aku ingat betul kala berkunjung November lalu, mereka memelukku antusias. “Kakak mau ngajar lagi?”

Kini ada kesempatan untuk melebarkan sayap. Mengenal lebih banyak orang, menimba pengalaman, mendapatkan keluarga baru. Aku ingin mengambil kesempatan itu. Tapi di sisi lain ada sebersit keraguanku. Benarkah aku pantas menginspirasi adik-adik di Yogya sana? Ah! Apa yang kupunya belumlah ada seujung kuku. Pantas saja aku kelimpungan saat harus menyiapkan materi. Padahal ini tentang profesi loh, profesi! Bukan materi pelajaran!

Kalau aku dibilang tukang kompor mungkin bener. Satu dua teman sudah mulai terhasut untuk ikut KI. Katanya mereka penasaran gegara tulisan tentang KI di blogku. Duile, tenar nih ye. Padahal tulisannya curhatan semua. Menginspirasi dimananya cobaaakk? :p

Aku bukanlah orang yang berkecimpung di dunia pendidikan. Aku, seorang karyawan yang suka bikin keonaran. Mencoba mengikuti beberapa kegiatan dari berbagai komunitas. Belum seperti mereka-mereka yang terjun langsung. Nggak heran aku suka terbengong-bengong. Dedikasi mereka sungguh luar biasa.

Sebut saja Mbak Donna Imelda, seorang dosen dan penggiat Kelas Inspirasi. Jangan ditanya tuh udah berapa kali ikut KI. Di dunia KI nama beliau udah tenar. Ngalahin artis papan atas kan, Mbak? Beliau juga aktif di Komunitas Inspirasi Jelajah Pulau, lho. Keren, kan? Banget! Suka gemes kalau liat postingannya tentang KI. Bikin iriiiii!

Atau mau contoh yang hebring lagi, liat saja popular post blogku. Tulisan tentang profil seorang pengajar muda yang sekarang penempatan di Paser. Aku sempat melongo saat liat page viewernya. Sampe seribu, Bo’! gilak! Lebay ya aku, baru punya page viewer serebu aja udah senyum lima meter. Haha. Lha abisnya postinganku paling mentok 200 doank. Ini kan amazing gitu loh. Suwer nggak nyangka akan sampai sebegitu populernya. Etapi maklum sih artis :D

Itulah sosok Bayu, seorang penggiat KI yang sekarang menjadi pengajar muda. Dia bahkan rela resign dari pekerjaan untuk mengabdi setahun. Keren nggak? Ya, kalau nggak keren mana mungkin page viewer profilnya sampe serebu *plak. Semoga akan banyak anak muda yang terinspirasi ya. Mengambil kesempatan untuk andil dalam pendidikan negeri ini. Ada yang tersepona eh terinspirasi oleh profil Bayu? Ada yang ingin mengikuti jejaknya? Silakan colek sendiri :p

Ada lagi Mbak Fajar. Beliau sekelompok denganku di KIS 1. Tau kagak beliau udah ikut KI sampai 7x. Iya tujuh kali. Sekali lagi aku ulang tujuh kali! Keliling Indonesia, Maaakkkk! Ahaaaaaaa....itu kan keren sekaliiiiii! Kalau ditowel-towel sukanya merendah. Belum pantas disebut keren katanya. Huh. Padahal kan itu udah bikin aku terlongok-longok maksimal.

Banyak orang yang ingin aku sebut dan tuliskan namanya di sini. Tapi ntar aku nggak bobok cantik donk. Besok keluar mata pandaku dan lemes menyambut hari minggu *halah. So, bagi semua orang yang terlibat KI, kalian semua keren! Dan untuk orang-orang yang berkecimpung di bidang pendidikan selain luar KI, kalian tak kalah keren! Angkat topi dan acung jempol untuk kalian semuanyah!

Bukan tanpa alasan aku memikirkan matang-matang jika mendaftar KI Yogya nanti. Ada banyak hal. Selain yang aku sebutkan diatas, ada hal yang mengganjal. Bisakah aku bersilaturahmi kembali usai Hari Inspirasi nanti? Semarang Yogya bukanlah jarak yang jauh. Tapi aku begitu takut karena berbagai macam alasan nanti silaturahmi itu nggak pernah terjadi. Bukan, bukan, bukan itu yang aku harapkan. Jika aku menjadi bagian dari KI Yogya nanti, aku tetap ingin bersilaturahmi kembali. In shaa Allah.

Mungkin aku terlalu lebay akan Kelas Inspirasi ini. Eh, berapa kali sih aku ngomong lebay di sini? Haha. Ini efek nulisnya pakek perasaan sih *uhuk. Jika ada yang bilang KI bikin gagal move on benar adanya. Jika ada yang ngomong KI bikin nagih itu nggak salah. Lalu jika ada yang ngomong di KI bisa menemukan keluarga baru itu sangat betul. Nah, apa di KI juga bisa nemuin jodoh? *ditendang penggiat KI :p

Aku memang masih seumur jagung gabung KI tapi ada rasa nyaman di sana. Entahlah. Aku suka kegiatan, keriuhan dan hebohnya acara. Aku merasakan betul bagaimana bentuk persaudaraan yang terjalin oleh orang-orang semisi. Beda dan terasa sangat kaya makna. Bukan, aku bukan penggiat KI kayak orang-orang keren itu kok. Aku hanya relawan.

Untuk teman-teman dan para sahabat yang belum gabung KI, yuk, segera gabung. Inspirasi sehari yang kalian berikan nggak akan pernah sia-sia. Anak-anak mempunyai daya ingat yang tajam. Biarkan inspirasi yang kalian bagikan menjadi tonggak sejarah menggapai mimpi. Ajarkan mereka berani bermimpi menjadi orang-orang hebat. Tularkan semangat untuk mereka agar tak bosan belajar. Mereka anak-anak hebat generasi penerus negeri ini. Mereka sama dengan anak-anak yang bisa mencicipi segala sesuatu yang “lebih”.


Gambar iseng pas lagi rapat :D
Jika kalian belum merasakan sendiri tentu tak akan bisa menerima penjabaranku ini. Sungguh kalian akan terinspirasi oleh mereka. Karena merekalah kalian akan berusaha menjadi lebih baik dan terus berbagi. Sungguh, mereka ada dan menginspirasi. Mereka anak-anak negeri ini.

Salam,

@tarie_tar

13 komentar:

  1. Wuihhh, dah mulai panas, nih... Panjang bener nulisnya. :)

    ira
    www.keluargapelancong.net

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha iya nih tumben bisa panjang bener. Pemanasannya panjang biar ntar nggak ngos-ngosan :D

      Hapus
  2. BW sehari 10 blog sekarang dah gak bisa. Soalnya udah ketangkep sama polisi. hihihihi, mau daftar Kelas Inspirasi gak PD aku Taro.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku juga belom bisa kok, Mbak. Lagi berusaha aja sih :)

      Halah kagak pede kenapa, kan tinggal daftar doank. Yang penting persyaratan mencukupi. Ayook daptaarr :)

      Hapus
  3. Aw! Taro. Tulisannya makin maknyuuus

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mamacih kakak. Maknyuus kek cemilan apekah? :p

      Hapus
  4. tapi kelas inspirasi memang kereeen...program yang luar biasa..I can't wait to join once I'm back home again...banyak yang bisa dibagi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Emaaakkkkk....ditunggu beneran loh di KI. Pasti akan seru pakek banget. Pengalaman emak sungguh kereeeen ^^

      Hapus
  5. Ini ya yang semalam diinfokan ke aku. Aku ingat waktu ikut kelas berbagi di Depok thn lalu, ada mbak2 yang mengajak untuk mendaftar. Temenku ada yang daftar, dan sekarang aktif jadi relawan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sekarang mbak kagak pengen nih? :)))

      Hapus
  6. Balasan
    1. Hahaha doakan istiqomah ya, Mak. Enggak di KI atau di manapun ^^

      Hapus
  7. Hihihi.. Iya setujuu banget sama mbak Taro inii.. Awalnya tugas kita adalah sebagai inspirator.. Tapi pada nyatanya saat hari H , kita yang terinspirasi oleh anak-anak hebat itu. Sehari bersama mereka rasanya kurang :D

    BalasHapus