Sabtu, 17 Januari 2015

Si Imut Favorit dan Kesayangan

“Jam tangan baru lagi, Taro?” tanya temen menyomot sebuah jam tangan di meja.

“Ho’oh. Kemarin beli di Jogja,” sahutku santai.

“Busyet ini bocah beli jam mulu. Perasaan jam tanganmu udah banyak”

Aku nyengir lebar.

Mereka tahu aku bukan type orang yang gemar mengoleksi assesories. Lha wong kondangan aja paling cuma pakai jam tangan. Terkadang pengen sih liat orang yang bisa pakai gelang atau kalung berbagai macam bentuk dan bahan. Tapi aku mudah bosan dan pelupa akut. Kadang bingung pas mau pakai, ngerasa enggak matching gitu. Hihihi.

Di rumah ada beberapa gelang, kalung tapi lebih banyak nganggur. Diliat-liat pas mau pakai tapi lebih banyak nggak jadinya. Boleh dibilang assesories yang setia nempel di tubuh hanya jam tangan. Enggak ada yang lain. Apalagi kulitku termasuk sensitif. Salah pilih dan pakai udah pasti langsung keluar bentol-bentol. Pernah loh pakai baru pake gelang sejam langsung gatal dan bentol-bentol merah. Huhu. Itulah alasan terbesar mengapa aku pilih-pilih untuk masalah assesories. Gaya banget kan? :D


Hanya saja jam tangan mempunyai tempat lain di hati. Bahkan boleh dibilang aku gemar mengoleksi. Walau nggak banyak juga sih. Sebagai penggemar jam tangan, aku juga pemilih untuk urusan model dan bahan. Mempunyai kulit sensitif harus lebih hati-hati dan jeli. Jangan hanya jam tangannya lucu, imut, unik tergoda untuk membeli. Perhatikan bahan yang sesuai dengan kulit kita. Sayang banget kan udah dibeli mahal-mahal tapi bahan nggak cocok di kulit. Ujung-ujungnya nganggur di rumah.

Jam tangan kesayangan :D
Satu lagi yang menjadi pertimbanganku adalah model. Pergelangan tanganku termasuk kecil, bahkan bisa dibilang imut. Orang-orang sih nyebutnya kurus. Haha. Aneh rasanya saat memakai jam tangan yang modelnya lebih gede dari pergelangan tangan. Nggak heran semua koleksi jam tanganku memang imut-imut. Hihi. Untuk masalah bentuk dan warna aku nggak begitu memprioritaskan. Selama bahan dan ukuran cocok di tangan lebih banyak masuk keranjang belanja. Dan tentunya warna tersebut belum pernah punya.


Sebagai penggemar jam tangan aku sering berselancar ke online dan offline shop. Sebenarnya sih cuma liat-liat doank. Cari referensi berbagai model, bahan, warna dan harga. Maunya pasti harga murah tapi dengan spesifikasi yang sesuai hati. Iseng buka sebuah online shop tersohor, malah nemu berbagai macam koleksi jam tangan. Yang bikin hati nggak kuat itu koleksi jam tangan wanitanya. Rasanya ini tangan udah gatel pengen klik-klik-klik alias beli! Wohaaaaa! Berbagai koleksi yang sesuai spesifikasi idamanku bener-bener bikin ngeces. Mungkin ada yang berbaik hati membelikan jam tangan untukku? Biar koleksi jam tanganku bertambah lagi hihihi :D 


Salam,

@tarie_tar

5 komentar:

  1. Banyak bener jam tangannya *melongo*. Aku aja cuma punya 1 :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha itu juga masih mau nambah, Mbak. Kadang kalau lagi insyaf suka matching-mathingin jam tangan sama baju. Kalau enggak ya suka-suka :p

      Lha aku mudah tergoda sama jam tangan imuuttt :D

      Hapus
  2. Sekarang udah males koleksi jam tangan. Aku punya tujuh biji, dan semua ngilang gegara tangan pembokat, hiikss...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Doh bahaya sekali ya mbak si pembokat. Aku sih lebih gampang lupa kalau masalah satu ini. Pernah ilaaang sekali. Aku lupa naroh :D

      Hapus
  3. Saya juga pengemar jam tangan,,,

    BalasHapus