Sabtu, 03 Oktober 2015

Mengapa Kamu Harus Join Kelas Inspirasi?

Mengapa Kamu Harus Join Kelas Inspirasi?

"Taro, passionmu tuh ngajar, enggak di sini. Kayaknya menikmati peran banget jadi guru"

Begitulah kira-kira tanggapan teman kantor ketika saya menjadi relawan pengajar di Kelas Inspirasi Semarang 1. Hingga sekarang panggilan "bu guru" masih sering terdengar di kantor. Apalagi jika saya berdandan rapi dengan rok kesayangan. Sudah bisa ditebak seharian akan ada yang manggil "bu guru". Duh, saya jadi guru? Walaupun reputasi "pawang anak-anak" melekat kuat tapi rasanya belum mampu mengemban amanah jadi guru. Makanya salut dengan bapak ibu guru yang bisa mengabdikan diri berpuluh-puluh tahun. Setiap hari berhadapan dengan tingkah polah anak-anak yang beraneka ragam. Sembah sungkem, Bapak Ibu Guru :)

Sejak kecebur jadi relawan pengajar di Kelas Inspirasi, saya mulai ketagihan. Lingkaran positif ini juga mendamparkan saya di Kelas Inspirasi Yogyakarta 3. Hingga pada akhirnya saya memberanikan diri bergabung menjadi panitia Kelas Inspirasi Semarang 2. Dari ketiganya, saya mempunyai sedugang pengalaman yang berbeda-beda.


Kelas Inspirasi

Gerakan yang diinisiasi oleh Indonesia Mengajar pada tahun 2012 ini memang membawa angin segar bagi para professional. Bagi saya angin itu berupa angin positif. Banyak hal yang saya temui dan menyadarkan diri bahwa Indonesia butuh para professional yang peduli pada negerinya. Orang-orang yang tulus menyalurkan ilmunya untuk anak-anak. Dengan ketulusan dan kemampuan yang mereka punya, saya yakin anak-anak akan berani bermimpi lebih tinggi dan lebih besar. Melebihi ekspektasi orang dewasa pada umumnya.

Sepanjang ini saya telah berjumpa dan ngobrol dengan sebagian kecil orang-orang tersebut. Enggak heran dengan mereka yang sudah nyemplung hingga puluhan kali di Kelas Inspirasi. Karena memang gerakan ini bikin nagih. Kalau bahasa gaulnya sih bikin "gagal move on" gitu. Emang yang nggak bisa move on cuma diputusin pacar doank? *eh*

Mengapa bisa ketagihan?

Saya yakin jawaban setiap orang yang sudah nyemplung di Kelas Inspirasi berbeda-beda. Pengalaman masing-masinglah yang berbicara. Hingga pada akhirnya mereka memutuskan untuk kembali. Bertemu tunas-tunas harapan bangsa di tempat lain. Menebarkan sedikit asa yang mereka punya. Duh, jadi mellow :)

Gerakan positif ini semakin luas tak lepas perannya para penggiat KI di seluruh Indonesia. Tangan-tangan mereka yang membuat gerakan ini semakin besar dan menyebar. Merekalah pengambil paket pengorbanan komplit di garda depan. Nggak perlu ditanya mengapa mau mengambil kehormatan itu, karena pasti jawabannya bikin speechless. Jawaban dari hati yang membuat kita juga ingin ikut turun langsung. Angkat topi buat para penggiat KI di penjuru nusantara :)

Melihat orang-orang yang sudah ketagihan, pasti ada keinginan untuk mencicipi. Saya yakin mereka yang belum bergabung sebenarnya menyimpan rasa penasaran luar biasa. Hanya saja terkadang mereka masih ragu. Ketakutan-ketakutan lokal yang membuat mereka maju mundur cantik.

Membantu menepis keraguan cantik itu ada beberapa alasan "mengapa harus join Kelas Inspirasi" versi saya. Apakah itu?

1. Bentuk rasa memiliki, peduli dan cinta Indonesia

Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa. Mulai dari alam, budaya dan aneka kekayaan lain. Sebagai anak bangsa tentu ingin kekayaan itu tetap ada hingga bisa diwariskan kepada anak cucu kelak. Pendidikan untuk para penerus bangsa yang kelak akan jadi pewaris kekayaan itu masih kurang merata. Ada yang sedikit berbeda antara pendidikan di kota, desa dan juga daerah perbatasan. Melihat kondisi tersebut, Kelas Inspirasi bisa menjadi salah satu wadah alternatif bagi para professional untuk turun serta mempertipis perbedaan itu. Memang hanya sehari tapi diharapkan ada langkah nyata usai hari Inspirasi. Peran kecil ini semoga bisa membantu anak-anak dalam mewujudkan mimpinya. Anak-anak melihat langsung bagaimana sosok seorang professional. Bagaimana untuk menjadi sesosok itu.

Jika diibaratkan membangun sebuah rumah, Indonesia perlu pondasi yang kuat. Negara yang kaya ini butuh tangan dan kaki yang ringan untuk membangun pondasi itu. Pendidikan adalah salah satu dari sekian banyak bahan pondasi tersebut. Negeri yang kaya juga harus didukung oleh orang-orang yang kaya hati. Agar negeri ini terus terawat hingga anak cucu kelak bisa menikmati.

2. Bertemu keluarga, sahabat dan teman baru

Terjun di Kelas Inspirasi berarti harus siap berhadapan dengan banyak orang. Selain anak-anak, masih ada guru, sesama relawan dan juga panitia penyelenggara. Di sinilah hal yang unik dari Kelas Inspirasi, relawan datang dari berbagai lini profesi dan berbagai daerah. 

Pertemuan memang terkadang hanya beberapa kali, hanya saja komunikasi lebih intens via whatsapp. Pengalaman saya menjadi relawan pengajar di kota berbeda, alhamdulillah kedua grup masih aktif sampai sekarang. Bahas apa? Eeengg kalau itu jangan ditanya dah. Bisa dari yang paling serius sampai nggak penting sama sekali :D Kebayang kan asiknya bisa janjian piknik bareng, konsultasi psikolog atau dokter misalnya, bikin project bareng, sharing aneka ilmu gratis! Sudah layaknya sebuah keluarga. Sharing bisa jadi makanan sehari-hari. 

Kelas Inspirasi juga membawa saya menemukan sosok sahabat. Orang inspiratif yang membuat saya terkagum-kagum dengan sederet kegiatan dan prestasinya. Belum lagi bawaannya yang super duper humble dan simpel. Makin ngefans dah! Siapa dia? Rahasia ah! Takut makin femes dia kalau tak bocorin :)))

3. Bernostalgia masa kecil

Saat menginjakkan kaki pertama kali ke sekolah rasanya sudah luar biasa. Apalagi melihat anak-anak berseragam merah putih berlarian di lapangan. Mereka tertawa tanpa beban. Seolah dunia ini hanya bermain dan bermain. Ah, senyum dan tawa kalian emang ngangenin, Nak :)

Belum lagi jika hari inspirasi jatuh di hari Senin. Senang! Bisa ikutan upacara. Mari diingat-ingat kapan terakhir kali upacara? Atau bahkan melihat anak-anak menjadi petugas upacara langsung keinget diri sendiri pada jaman itu. Kangen, kan?

Apalagi kalau pas ngajar nemuin anak-anak yang super aktif. Langsung deh ya kebayang gimana sabarnya ibu guru mereka sehari-hari. Atau kebayang tingkah laku sendiri jaman dulu? Hihihi

4. Tempat mencari jodoh positif

Nah nah nah ini nih yang sering jadi bahasan hangat relawan Kelas Inspirasi. Banyak yang bilang Kelas Inspirasi merupakan tempat paling tepat mencari jodoh positif. Kenapa demikian? Yaaaa...coba dibayangkeun donk relawan dengan aneka profesi dan banyak yang masih "sendiri". Apa enggak tinggal pilih? Udah tau profesinya, kerja dimana, ketemu orangnya langsung. Yang pasti sih demen sama anak-anak. Terus passionnya juga sama di dunia pendidikan. Meleleh nggak tuh? Hihihi *kabur sebelum ditimpuk :p

Tapi jangan diniatkan buat cari jodoh doank loh ya. Hehehe. Duh, ntar malah nggak dapat loh. Niatnya kan untuk menginspirasi anak-anak Indonesia. Jodoh positif nanti akan mengikuti ^^

Cukup empat aja dah alasan versi saya mengapa harus join di Kelas Inspirasi. Tapi emang beneran loh Kelas Inspirasi bikin nagih. Selain nagih ketemu anak-anak, juga nagih buat ketemu para inspirator yang super duper keren. 

Hal yang bikin meleleh itu saat anak-anak berteriak antusias "Bu, kapan ke sini lagi?" "Jangan pulang dulu ya, Bu. Kita main-main lagi" "Saya bercita-cita seperti Ibu"

Duh! Gimana enggak nagih cobaaaaa?

Kalian yang udah pernah join ada tambahan? Share yuk! Kita gabungkan nanti.

Gimana, masih ragu join Kelas Inspirasi? :)

Salam,
@tarie_tarr

11 komentar:

  1. Passionku mbolang :)

    Kelas Inspirasi tempat mencari jodoh Positif ????? hmmmmm kayaknya harus coba next year. *dibalangsandal

    BalasHapus
  2. hehehe semoga cepat ketemu jodoh positifnya ya taroo...

    BalasHapus
  3. Haluuu mbak, saia juga ketagihan jadi panitia plus fasilitator KI. jungkir balik bareng temen2 ngurusin smuanya tapi terbayar lunas di hari inspirasi :) Tetap menginspirasi mbak :)

    BalasHapus
  4. Aku juga jatuh cinta dan #gagalmoveon ama Kelas Inspirasi.. Setelah KI Batam, lanjut ke KI Batam Hinterland, dan sekarang lagi persiapan menuju KI Tanjungpinang.

    BalasHapus
  5. Yang no 4 udah ketemu belum? :)

    BalasHapus
  6. Keren mba.. Pengen gabung tapi masi minder hehehe

    BalasHapus
  7. yang paling membanggakan jika bisa menjadi inspirasi orang lain ... #NgarepBanget

    BalasHapus
  8. Jodoh positif... Ahemmmm... Udah ketemu? :D

    BalasHapus
  9. Aha.... kereeen...
    Meski alasan terakhir pasti jadi favorit banyak orang, tapi saya suka alasan yang pertama. Betul sekali Negeri ini tidak dibangun dengan mudah. Kalau sekarang kita ongkang-ongkang dan hanya bisa menyalahkan saja...... Mikir lagi deeh!

    BalasHapus
  10. Bisa melatih mental dan kesabaran juga, apalagi kalo banyak drama syalalalalala

    BalasHapus
  11. Wuiiihhh, KI bogor #3 ini pertama kali ei join KI... doain yaaaa ;-)

    BalasHapus