Rabu, 07 Oktober 2015

Reschedule atau Batalkan Tiket Kereta?


"Tari, dengan sangat menyesal aku harus membatalkan perjalananku ke Semarang"

Sebuah message melayang cantik ke hanphoneku. Padahal tiket kereta api baru kemarin aku bayarkan. Hiks. Sedih sih tapi nggak boleh egois untuk hal beginian.

"Iyaa gapapa. Semoga next time kita bisa jalan bareng. Tiketnya jangan lupa dibatalkan ya"

"Caranya gimana, Tari?"

"Datang ke stasiun, cetak tiketnya lalu ke loket pembatalan tiket. Bawa identitas asli. Nanti kena potongan 25%. Bisa milih uangnya mau ditransfer atau ambil langsung. Pengembalian cari dalam jangka waktu sebulan," cerocosku panjang lebar.

"Duh, bawa badan aja rasanya kelimpungan. Nggak ada orang di rumah. Aku ikhlas tiketnya hangus"

Ini pengalaman beberapa waktu lalu, saat seorang sahabat membatalkan kedatangannya ke Semarang karena kondisi kesehatan. Sedih? Banget! Apalagi udah direncana segala macem yang bakal kita lakuin pas ketemuan. 

Sedih kedua karena tiket dibiarkan hangus, padahal masih ada jeda sekitar dua hari sebelum keberangkatan. Sebenarnya masih ada kesempatan untuk membatalkan. Hanya saja jarak rumahnya ke stasiun terbilang cukup jauh. Ditambah kondisi jalanan Jakarta yang nggak bisa diprediksi. Sudah mending ikhlaskan saja tiket hangus.

Kondisi ini pernah aku alami saat dinas ke Jakarta. Tiket yang sudah dipesan terpaksa hangus karena kami nggak bisa mengejar jadwal kereta. Jadwal rapat yang tertera diundangan berbeda dengan kondisi lapangan. Jarak tempat rapat dan stasiun memang nggak begitu jauh. Hanya saja saat itu kami terjebak rush hour. Kebayang kan Jakarta dalam jam-jam segitu? Duh, selama perjalanan ke stasiun udah nggak kehitung berapa kali nengok jam tangan. Panik! Mencelos hati kami saat melihat duit ratusan ribu melayang demi selembar tiket baru. Huhuhu gagal dah mau ngirit :(

Saat itu kami memang berniat reschedule tiket. Tapi apa daya saat jam istirahat sama sekali nggak ada kesempatan untuk ke stasiun. Ya, walaupun sama-sama dipotong 25% sebenarnya lebih untung dengan reschedule tiket sih. Apalagi kami jelas akan pulang hari itu juga.

Terkadang pilihan antara reschedule atau pembatalan tiket kereta memang akan menjadi dilema. Padahal keputusan harus segera diambil. Menurutku ada beberapa point yang harus diperhatikan saat akan mereschedule atau membatalkan tiket kereta :

Reschedule :

1. Pastikan hari, tanggal, jam, jenis kereta, nama kereta, serta harga yang kita inginkan  sudah dipegang terlebih dahulu. Selain memudahkan saat transaksi di loket, hal ini juga untuk berjaga-jaga soal budget yang ada.

2. Minta informasi ke customer service mengenai sisa tempat duduk. Ini penting. Jangan sampai tiket yang sudah kita gadang-gadang malah habis. Atau bisa juga telpon ke call center KAI di 121. Jika memang nggak sempat ke customer service atau telpon call center, pilihan terakhir adalah cek website KAI.

3. Ada jeda antara jarak tiket yang direschedule dengan jadwal yang diinginkan. Walaupun ada toleransi 30 menit sebelum keberangkatan tapi lebih nyaman beberapa jam sebelumnya. Enggak lucu kan kalau sampai stasiun malah ditolak buat reschedule atau hangus?

Pembatalan :

1. Minimal 30 menit sebelum keberangkatan tiket sudah harus dibatalkan. Syukur kalau bisa beberapa jam sebelumnya. Jaga-jaga kalau antrean pembatalan tiket kereta mengular alias ngantre. Kebayang kan udah capek-capek antre, tiba giliran kita malah ditolak? Hanguslah tiket!

2. Gunakan identitas asli, isi form dengan benar, sabar antre. Pengembalian uang pembatalan 30 hari kerja dengan pilihan diambil tunai dengan datang ke stasiun atau transfer.  

3. Simpan bukti pembatalan di tempat yang aman, misal dompet atau tas. Bukti ini digunakan untuk pengambilan jika menghendaki tunai. Jika ditransfer maka bukti ini bisa digunakan untuk mencocokkan jumlah dana yang ditransfer. Sebulan bukan jarak yang pendek. Hihi. Aku pernah loh sampai terkaget-kaget rekening bertambah, nggak taunya memang uang kereta :p

Sebagai moda transportasi favorit, terkadang aku lebih rela antre berjam-jam untuk reschedule tiket dibandingkan harus batal atau hangus. Sayang gitu lah ya. Kecuali memang dihadapkan pada kondisi mendesak ;D

Salam,

@tarie_tarr

16 komentar:

  1. Coba kalau kamu beli buat aku, pasti dah datang, hahaha

    Informasinya berguna nih. Reschedule aja, sayang uang terbuang percuman. Akan lebih baik disodaqohkan. mendadak wise

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di India juga bisa di cancel, kejadian di tiket Varanasi-Kolkata yang statusnya waiting list. *kalo diinget kejadian penuh drama itu.... haha*

      Hapus
  2. Kak ... melayang cantik itu bagaimana ???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aktris yang melayang pastinya perempuan alias wanita #plakkk

      Hapus
  3. yang paling ngesek ... uang hangus ... karena telat sampe stasiun ....
    sampe di kantor di omelin lagi sama bos .... 2x ngesekkk .... #CurCol

    BalasHapus
  4. ooohh, saya baru tau, soalnya jarang banget naik kereta api, hehee
    thx for sharing mba :)

    BalasHapus
  5. Reschedule atau Batalkan Tiket Kereta? --> hibahkan aja buat aku.. *melengoscantik

    BalasHapus
  6. Pancen kadang2 ngalami koyok ngene. Kereta pernah, pesawat pernah. Yen aku tak urus sampek tuntas. Lumayan yen duwite iso mbalik. ira

    BalasHapus
  7. Betuul...dinas di Jkt g brani mepet2 ambil jdwl keretanya....bisa2 jantungan..hehe..
    Oya kmrn mlh btl naik KA Kamandaka krn keslhn PTKAI..jdnya uang kmbli n untung brgkt brg boss jd bisa nunut mobil beliau ke Pwt nya hehe.. *curhat

    BalasHapus
  8. akkk..semoga lancar yaaa tarooo trip kitaa aamiin...

    BalasHapus
  9. Aku belum pernah batalin tiket kereta *baru sekali naik kereta :p
    Besok-besok mau naik kereta lagi kao jalan2 keliling Jawa. Mudah2an ga terjadi pembatalan atau reschedule :D

    BalasHapus
  10. Sayang ya, untuk tiket belum bisa di refund online, kadang antriannya itu yg bikin males.

    BalasHapus
  11. Tingkyuuu tipsnya Mak Tari.
    Diiih, jadi pengin naik kereta deh

    BalasHapus
  12. Aku pernah batalin tiket kereta, deh ribet banget. Kalau pesawat tinggal telpon2, selesai. Kalau kereta harus ngadep, bawa tiket & KTP asli, padahal aku beli untuk rombongan keluarga. Dah gitu uangnya sebulan baru balik dipotong juga, padahal banyak karena rombongan hiks.

    BalasHapus
  13. selama ini belum pernah cancel kereta ,,, kalo pesawat sering #pesawattelpon

    BalasHapus
  14. selama ini belumpernah batalin tiket kereta hehe..karena naik keretanya cuma komuter aka lokal seperti pramex

    BalasHapus