Selasa, 05 April 2016

Kenikmatan Sederhana dari Biji Lamtoro

Kenikmatan Sederhana dari Biji Lamtoro


"Duh, kok topiknya resep masakan keluarga sih. Embak kan kagak bisa masak. Kasus ki," batin saya saat membaca jadwal one day one post.

Kebingungan masih menggantung di kepala sampai tulisan ini "dipaksa" dibuat. Takut gugur sebagai peserta? Hahaha. Bisa jadi. Sejak melihat jadwal saya mulai mengingat-ingat masakan apa yang suka dibuat emak saat di rumah. Sejak kecil saya diajari memasak makanan sederhana. Sayur asem, bening, goreng tempe, oseng-oseng, dan aneka masakan lain. Hanya saja kebiasaan memasak mulai pudar seiring semakin jauh tempat saya merantau. Hingga sekarang saya dilabeli calon menantu yang nggak bisa masak. Duhai calon mertua sabarlah pada menantumu ini :p 

"Eh, kemarin aku ngukus siomay dan gosong. Padahal nungguin di depan kompor," saya membuka obrolan saat makan siang.

"Lho kok iso? Kowe ki ngelamunke apa?" tanya teman saya heran.


"Nggak ngelamun sih. Tak tungguin sambil mainan whatsapp."

"Ealaaaah cah wedok! Ngukus siomay wae kok ya gosong."

Beberapa teman terkikik-kikik geli. Mereka sukses meledek saya dengan aneka macam hinaan. Siang itu meja makan kami ramai membicarakan siomay gosong. Saya sebagai tokoh utama hanya bisa meringis. Kebangetan juga sih kalau dipikir. *tutup muka pakai wajan*

Saya memang tak pandai memasak. Kalau sudah gosong begini ikhlas saya dibilang nggak bisa masak. Tapi tetap calon menantu idaman kan? *eh* Sejak jauh dari orang tua saya memang lebih sering makan di luar. Bukan sok banyak duit. Terkadang memang tak sempat. Seringnya sih malas bergerak ke dapur. Hahaha.

Saat mudik saya jarang banget masak. Kebanyakan beli di luar. Menuntaskan rasa rindu pada makanan khas kota tercinta. Nasi pecel, sate ayam, soto kletuk, lontong tahu merupakan makanan wajib setiap mudik. Memasak di rumah baru terjadi jika waktu mudik mepet dan malas pergi kulineran. Saat begini saya dan emak akan memasak andalan. Oseng biji lamtoro, daun ubi jalar rebus dan sambal tomat. 


Masakan dari biji lamtoro
Siapa mau? :D

Saya hanya akan memberi bocoran resep oseng biji lamtoro ya. Daun ubi jalar rebus dan sambal tomat pasti sudah pada bisa masak. Hihi. 

Oseng biji lamtoro

Bahan : 
Biji lamtoro muda

Bumbu : 
Bawang merah, bawang putih, cabe rawit, tomat segar, kencur, gula, garam, minyak goreng (semua bahan ini secukupnya ya :D)

Cara memasak :
- Rajang halus semua bumbu dan goreng hingga harum
- Masukkan biji lamtoro yang sudah dibersihkan
- Aduk-aduk hingga bumbu dan biji lamtoro tercampur dan agak layu
- Masukkan air secukupnya
- Tutup wajan dan tunggu biji lamtoro empuk 
- Aduk-aduk lagi dan biarkan air habis
- Angkat dan sajikan

Cara penyajian :
- Hidangkan dengan sepiring nasi panas, daun ubi jalar rebus dan sambal tomat.

Gimana gampang banget kan? Yuk dipraktekkan. Dijamin deh bakal kurang nasi panas sepiring. Hihihi.

Oseng biji lamtoro salah satu makanan wajib setiap mudik. Tentu kalau lamtoro lagi berbuah ya. Makanan ini hanya salah satu resep sederhana ala keluarga saya. Masih ada sih beberapa masakan lain. Saya aja yang nggak tahu gimana cara masaknya :D

Apa resep masakan andalan keluargamu?


Salam,

@tarie_tarr

3 komentar:

  1. Penasaran sama rasanya, kalau bahasa sunda biji lamtoro apa ya/. hihi

    BalasHapus
  2. Saya suka juga botok lamtoro plus ikan teri kecil
    Terima kasih resepnya
    Salam hangat dari Jombang

    BalasHapus