Jumat, 01 April 2016

Ujung Lipstik Mengantarkan Saya Lebih Mengenal Mereka

Ujung Lipstik Mengantarkan Saya Lebih Mengenal Mereka 



"Tar, kok ujung lipstikmu bentuknya gitu sih?  Datar nggak jelas," komen sarkas ala Mbak Aas terlontar di suatu siang.

"Lha emang harusnya gimana?" jawab saya penuh keheranan.

"Lihat donk punyaku. Masih agak berbentuk sewaktu beli," ujarnya sambil menyodorkan sebuah lipstik.

Saya membandingkan dua lipstik di tangan. Benar. Bentuk ujung lipstik saya dan Mbak Aas berbeda banget. "Kok bisa kayak gini, yo, Mbak?"

Bukannya menjawab pertanyaan, Mbak Aas justru memanggil teman lain dengan semangat. Biasa nyari partner buat memperkeruh keadaan. "Mbak Ira, sini deh. Lihat masak ujung lipstiknya Tari aneh begini!"



Mbak Ira, emak dua anak yang super gaul dan ceplas ceplos langsung datang ketika menerima panggilan. Bengonglah dia melihat bentuk lipstik saya yang datar nggak jelas.

"Tar, kamu pakai lipstiknya gimana, sih? Kok bisa gitu loh bentuknya kaya gini. Kamu tekan kenceng gitu ya pas makai?" pertanyaan tak kalah sarkas kembali menghujam.

"Aneh kan bentuknya, Mbak?" sahut Mbak Aas dengan nada meledek.

"Iyo. Aneh banget"

Bau-baunya perdebatan (agak) sengit akan terjadi. Kami bertiga memang kadang nggak jelas memperdebatkan sesuatu. Hal kecil dan nggak penting sekalipun bisa jadi bahan perdebatan.

"Aku kan enggak tahu kenapa. Kalian ini pasti ngajakin debat!"

Bukannya balik ke meja masing-masing dan melanjutkan kerjaan, kami justru sibuk berdebat. Menunjukkan lipstik masing-masing dan membandingkannya. Hasilnya memang ujung lipstik saya berbentuk paling aneh.    

"Dulu aku pernah baca tentang kepribadian dilihat dari ujung lipstik," celetuk Mbak Aas kalem.

"Eh, serius? Baca di mana?" urat kepo dan penasaran saya mulai muncul.

"Baca di majalah remaja. Zaman dulu pas aku masih hobi."

Rasa penasaran saya sudah naik ke ubun-ubun. Masak sih kepribadian orang bisa dilihat dari bentuk ujung lipstik? Nggak mau menunggu lebih lama, sowanlah saya pada simbah tercinta. Mbah google :D

Melalui website www.vemale.com simbah memberikan jawaban yang membuat saya ngikik sambil membayangkan wajah tiga teman hore-hore di kantor. Yup! Ketiga teman saya memiliki karakter yang diceritakan lewat ujung lipstik! Ahay! Tanpa menunggu lama saya langsung iseng investigasi lipstik mereka. Hahaha.

Bolehlah kalau berkata bahwa melalui ujung lipstik saya lebih mengenal mereka :)




Mbak Aas. Seorang ibu yang sebentar lagi punya dua anak ini pernah tinggal di luar Jawa. Sumatera merupakan daerah jajahannya selama enam tahun di penempatan. Baru pertengahan tahun 2014 dia pindah ke Jawa. Di kantor yang sama dengan saya. Ndelalah kok malah satu sub bagian yang sama juga. Dialah partner debat terbaik yang pernah saya kenal. Soalnya dia bakal sering geleng-geleng gemas dengan kegigihan saya beragumen. Hahaha.

Mbak Aas memiliki lipstik yang berujung "bundar melengkung". Sifat dan karakter hasil bisikan simbah ternyata adalah easy going, tidak suka keributan dan pendamai, memiliki pemikiran yang stabil, kadang moody, ramah dan disukai banyak orang.



Koleksi lipstik
Lipstiknya partner debat :D

Setelah merenung agak lama, mengenang semua aktivitas kami selama di kantor, cerita seru yang tercipta, karakter tersebut memang Mbak Aas banget. Saya merasa cocok dan klop satu tim dengan dia. Pembawaannya yang easy going dan ramah membuat dia gampang kenal dan asyik ngobrol dengan banyak orang di berbagai usia. 

Saat kami berdebat, dialah yang paling banyak ngalah. Membiarkan saya ngoceh nggak berhenti. Hahaha. Jujur saya akui, Mbak Aas memang sangat stabil pemikirannya. Kadang memang terkesan "woles" tapi ketika sudah mulai "on" jangan harap bisa diganggu. Saya yang masih suka labil dan panik merasa tertolong banget dengan "kewolesan" dia dalam menangani pekerjaan. Saya cuma nggak berani ganggu dia kalau lagi kumat moodynya. Tapi tapi tapi...dia bisa mengatasi moody dalam waktu yang singkat! Langsung normal beberapa saat. Salut!

Sifat dan karakter Mbak Aas juga dimiliki oleh Mei, gadis mungil partner lembur. Teman curhat saat kami sedang dilanda kegalauan *halah*. Dari Mei saya juga belajar banyak hal. Terutama soal online shopping, tips mengelola keuangan dan lebih woles menanggapi sesuatu. 


Koleksi Lipstik
Lipstik unyunya si Mei :D


Mbak Ira. Dia juga seorang ibu dengan dua gadis menik-menik menggemaskan. Pindahan dari unit di Jakarta. Akhir tahun 2014 kemarin emak gahul ini resmi menjadi teman di kantor saya. Awalnya kami satu bagian tetapi karena urusan pekerjaan akhirnya berpisah. Sewaktu kami masih satu sub bagian, dialah yang biasa jadi wasit saat saya dan Mbak Aas berdebat. Sekarang kudu dipanggil dulu baru datang. Impor.

Emak dua anak ini memiliki ujung lipstik "cekung ke dalam". Lagi-lagi menurut simbah sifat dan karakter yang dimiliki adalah mudah berteman dengan siapa saja, punya pemikiran tajam seperti detektif, kadang ingin tahu urusan orang lain, suka petualangan, tidak takut mempelajari hal baru.


Koleksi Lipstik
Lipstik kok bisa cekung gini, ya? Salah satu koleksi Mbak Ira nih :D

Saya mengangguk-angguk setuju membaca ulasan simbah. Semua ada di Mbak Ira, kecuali "kadang ingin tahu urusan orang lain". Menurut saya terkadang dia malah luar biasa cuek. Wwkwkwk. Kepo sih sesekali *digiles sepatu*

Setahun lebih kami telah berinteraksi. Saya merasa klop dengan sifatnya yang cenderung ceplas ceplos dan khas Surabayaan. Membuat saya lama-lama merasa ikut terkontaminasi. Baru setahun di kantor baru, dia dengan mudah bergaul bareng ibuk-ibuk, bapak-bapak, embak emas dan adik-adik magang. Pembawaannya memang santai kayak dipantai. 

Soal kerjaan memang pemikiran dia luar biasa. Patut diacungi jempol. Saat berdiskusi selalu terlontar pemikiran yang tidak terlintas sebelumnya. Hingga kadang saya angkat tangan. Hahaha. Nggak mampu buat mengimbangi. Belum lagi kalau disuruh belajar hal baru. Nggak pernah komen apapun. Beda sama aku yang super bawel. Dia lebih cenderung manut, mengerjakan dengan tekun. Baru nanti kalau ada yang nggak beres diungkapkan. Keinginan belajarnya memang tinggi banget. 

Satu hal yang membuat kami klop adalah sama-sama suka dolan. Ini penting banget! Hahaha. Beberapa cerita serunya selalu menghiasi meja makan saat istirahat. Terkadang terlontar ide gila plus nyeleneh khas dia. Semoga suatu saat kita bisa pelesiran bareng, ya, Sis :)

Rina. Dia warga baru di kantor kami awal Februari lalu. Saya dan Rina sudah berkenalan sejak tahun 2013. Kebetulan pekerjaan mengharuskan kami untuk sering berkomunikasi. Hasilnya nggak cuma sekadar kerjaan tapi juga pernah menghabiskan weekend bareng di Jogja.  Sebagai anak baru terkadang kami sering ledek-ledekan. Sekali lagi pasti nggak penting dan berujung debat geje. Kami akan rukun ayem kembali saat makan siang dan teman-teman mulai membahas soal jodoh! Hahaha. Bahasan paling sensitif di kantor. 

Kemarin saya kaget saat iseng pinjam lipstiknya. Ternyata dia memiliki bentuk ujung lipstik yang sama dengan saya. "DATAR". Yes! Ada kembarannya. Nggak mau donk kalau sendirian. Hahaha. Pas baca hasil nanya simbah, lansung merasa ini gue banget! Tidak suka basa basi, menjunjung tinggi moral dan kesopanan, sangat mandiri, menyukai tantangan baru, dan sangat peduli dengan penampilan.


Koleksi lipstik
Lipstiknya Rina. Bentuknya persis plek seperti punya saya :p

Rina, seorang gadis Ngalam benar-benar memiliki sifat dan karakter tersebut. Dia memang nggak pernah bisa basa basi blas. Apa-apa langsung diceplosin tanpa tedeng aling-aling. Tapi soal kesopanan, gadis ini patut diacungi jempol. 

Menjadi seorang gadis perantauan sejak 2011 membuat dia benar-benar mandiri. Kemarin pas mau pindahan ke Semarang dia survey ke sana ke mari cari kos-kosan sendiri. Saya malah sibuk ngider dan ujungnya nggak sempat bantuin. Kantor kami memang sering mengadakan mutasi. Rina dan saya adalah salah duanya. Kapan dan di mana kami harus siap. Siap menerima dengan legowo, tenang, sabar dan yang pasti harus siap belajar. Apalagi jika mengingat bahwa kami telah menandatangani kontrak bermeterai. Di mana salah satu isinya berbunyi "bersedia ditempatkan di manapun".


Koleksi Lipstik
Datarnya nggak nguatin -___-"

Gadis Ngalam berkulit putih ini memang peduli banget soal penampilan. Heran. Bisa pas gitu kalau pakai baju. Bikin iri temen sekantor pokoknya. Wkwkwk. Beda sama aku yang sangat moody soal penampilan. Kalau lagi nggak waras yang bisa matching dari ujung kaki sampai kepala plus aksesorisnya. Kalau waras dan bangun kesiangan jangan harap deh. Pasti ujung-ujungnya tabrak warna sesuka hati.

Jika sifat dan karakter Rina menurut ujung lipstik benar-benar persis plek di realita (menurut saya lho), saya agak memiliki sedikit perbedaan. Terutama soal "tidak suka basa basi dan sangat peduli dengan penampilan". Keduanya terkadang ada di saya, terkadang enggak. Benar-benar tergantung mood. Mbak Aas selalu melongo saat saya bernegosiasi melalui telepon. Saya lumayan bisa berbasa basi lalu menggiring orang ke tujuan utama. Begitu juga soal email. Saya bisa loh berkata-kata panjang lebar sebagai "bumbu" pembuka. Giliran lagi butek pikiran baru deh kelimpungan alias nggak berkata-kata. Hihihi. Kalau sudah begitu saya harus minta pertimbangan Mbak Aas yang lebih to the point.

Entah percaya atau tidak, mengenal sifat dan karakter masing-masing membuat saya merasa lebih dekat dengan mereka. Kami nyambung mau ngobrol tentang apapun. Sering memiliki pemikiran yang sama. Berusaha memahami satu sama lain. Hari-hari di kantor menjadi menyenangkan semumet apapun deadlinenya. Jika asap di kepala sudah mengebul, dagelan ala kami akan menghiasi ruangan.

Masih ada lima bentuk ujung lipstik untuk mengenali sifat dan karakter seseorang loh. Kalau malas baca di www.vemale.com, saya tuliskan deh biar komplit sekalian. Plus enggak penasaran apa sih sebenarnya sifat dan karakter kalau dilihat dari ujung lipstik.

1. Sama dengan yang asli. Selalu mengikuti peraturan, sangat tepat waktu, semua hal harus terjadwal dengan baik, tidak terlalu suka jadi pusat perhatian, memiliki kecantikan alami yang membuat banyak orang tertarik.

2. Meruncing di tengah. Orientasi utama adalah keluarga, selalu punya ide untuk bertindak cepat, suka keramaian, mudah bersosialisasi, sangat menyenangkan dan dicintai banyak orang.

3. Miring lurus. Tidak ragu mengeluarkan opini, suka kejutan dan tidak suka rutinitas yang itu-itu saja, selektif dalam memilih teman, suka beraktivitas di luar ruangan, membutuhkan perhatian dari orang lain dan sangat peduli.

4. Bentuk asli yang runcing. Kreatif, selalu menaruh perhatian besar saat orang lain bicara, punya energi yang besar, mudah jatuh cinta, disukai banyak orang karena suka menolong tanpa diminta.

5. Salah satu sisi tebal. Misterius, mencintai kehidupan apapun yang terjadi, memiliki ego yang tinggi, punya pemikiran yang mendalam akan kehidupan, sangat senang mendapat perhatian dari orang lain. 

Bisa jadi ada beberapa sifat dan karakter yang tidak sesuai. Wajar kan ya? Sekarang yuk intip koleksi lipstik masing-masing bagi yang cewek. Khusus untuk lipstik yang sudah dipakai loh ya. Bagi yang cowok dan sudah beristri boleh banget sekali ini lihat lipstik istrinya. Khusus bagi cowok punya pacar atau calon istri, pura-pura tanya kesukaan lipstiknya merk dan warna apa. Sok-sokan mau ngasih hadiah gitu. Gapapa ngasih hadiah beneran, demi mengenali lebih dalam *cieeeee. Cowok jomblo gimana? Sesekali perhatiin aja teman main, teman kantor atau emak, kan mereka selalu bawa perlengkapan lenong tuh kalau lagi hang out. Pura-pura ngamatin atau pinjem sisir. Ntar sok ngubek-ngubek tempat make up, langsung buka lipstik secepat jet. Hahaha. Paling nggak kenali dulu bentuk lipstik dari orang-orang terdekat. Akankah calon istri kelak ingin seperti orang-orang tersebut atau memilih yang lain? 

Mari kita tunggu dan buktikan beberapa tahun lagi :D

Alhamdulillah nggak menyesal sampai kepo bentuk ujung lipstik teman hora hore saya. Setidaknya sekarang saya merasa lebih kenal siapa mereka.

Penasaran???


Cek lipstikmu sekarang!



Koleksi Lipstik
Akankah dua lipstik baru ini bernasib sama?
Sama-sama akan datar  kaya lipstik sebelumnya :p


Bukan lipstik baru loh ya! Khusus lipstik yang sudah pernah dipakai. Selamat berkepo ria!



Salam,
@tarie_tarr

7 komentar:

  1. iya yaa beda-beda, kalau lipstikku ngga ada satupun disitu tipenya taro, liptikku berantakan, patah karena dijadikan krayon sama alde huhuhu jadi kudu dioles pakai kuas sisa2nya piluuu...liptisk mei unyu merek apa, warna apa?

    BalasHapus
  2. wkwkwkwk bisa aja, brrti aku sm kayak mbak ira hehehe :D salam kenal yak.

    BalasHapus
  3. lipstickku masih akayak aslinya >_< paling sebel liat lipstick yang berubah bentuk x-x

    BalasHapus
  4. Akuuu juga udah cuklek-cuklek. Terutama yg murah(an) kayak Just Miss atau Wardah gitu sist.
    Ini pertanda kepribadianku: SEMBRONO hahahaa

    BalasHapus
  5. Lipstickku beda-beda..ada yang masih sama dg bentuk awalnya ada juga yg datar..hehe piye kuwi?

    BalasHapus
  6. Dataarr. Wkwk..toss kita

    BalasHapus