Senin, 17 April 2017

Mengenal Indonesia Lebih Dekat di Galeri Indonesia Kaya



"Mbak Les, udah pernah ke Galeri Indonesia Kaya belum?" tanya Mbak Putri setelah kami berjumpa di West Mall Grand Indonesia.

"Belum, Mbak. Kenapa emang?" tanya embak sambil sibuk menata barang belanjaan. Yoih jauh-jauh dinas ke Jakarta tetep aja ribut cari buah. Wkwkwk. Pencitraan dikit boleh kan ya? Hahaha.

"Main ke sana yuk, Mbak. Mau nggak? Mbak Les udah laper?"

"Laper sih udah, Mbak. Tapi nggak apa-apa ke sana dulu. Masih bisa ditahan kok. Daripada makan dulu nanti ujung-ujungnya malah mager."

"Yuk sekarang aja! Keburu tutup. Tempatnya ada di lantai 8."

Kami bergegas menuju lantai 8 di mana Galeri Indonesia Kaya berada. Sepanjang perjalanan kami sibuk ngobrol hal remeh temeh. Maklum kami sangat jarang ketemu. Paling banter 2x setahun.

"Nah, Mbak Les, kita udah sampai. Yuk masuk!" seru Mbak Putri menunjuk ruangan yang bertuliskan "Galeri Indonesia Kaya". Tepat bersebelahan denga bioskop.



Galeri Indonesia Kaya
Lorong masuk galeri cakep banget kan?
Sebelah kiri itu mereka yang bertugas menyapa pengunjung :)

Embak bergegas mengikuti Mbak Putri. Nggak sabar pengin tahu ada apa di dalam sana. Dari namanya sudah bikin penasaran. Di pintu masuk embak disodori brosur lucuk banget. Brosur ini berisi seputar jadwal acara yang akan di gelar selama satu bulan. Ada juga sinopsis pertunjukannya. Brosur itu dilengkapi pula dengan keterangan apakah pertunjukan tersebut untuk orang dewasa, semua umur atau bimbingan orang tua. Kereeeen!

"Selamat datang di Galeri Indonesia Kaya"

Embak langsung kaget mendengar sapaan di lorong menuju galeri. Semakin maju ada lagi sapaan dengan beda bahasa. Padahal resepsionis hanya ada satu orang dan itu ada di ujung pintu masuk. Ini kereeen yakin! Norak dan excited campur jadi satu. Hahaha. Ternyata ini merupakan salah satu fasilitas di Galeri Indonesia Kaya yang bernama Sapa Indonesia.


Tentang Galeri Indonesia Kaya

Galeri Indonesia Kaya sendiri merupakan ruang edutainment budaya persembahan Bakti Budaya Djarum Foundation yang berbasis teknologi digital dari Indonesia untuk Indonesia. Ruang publik yang dibuka sejak tahun 2013 ini bertujuan mengenalkan kekayaan budaya nusantara secara digital, interaktif dan menarik. Diharapkan juga dengan hadirnya ruang publik ini, kreativitas generasi muda terhadap budaya nusantara lebih tersalurkan. Ruang publik ini juga memiliki auditorium yang biasa digunakan untuk pertunjukan budaya, diskusi, seminar atau workshop. Masyarakat dapat memanfaatkan auditorium berkapasitas 150 orang ini secara gratis. Owh, ya, sebelum ruang publik ini dibuka untuk umum, pada tahun 2011 sudah diluncurkan situs pengetahuan budaya, mulai dari tradisi, kesenian, pariwisata dan kuliner nusantara yang bernama www.indonesiakaya.com


Fasilitas di Galeri Indonesia Kaya

"Mbak Les, mau nyobain ini nggak?" tanya Mbak Putri yang sibuk mencoba salah satu fasilitas.

"Nggak, Mbak. Aku mau ke situ ya. Eh, tapi tempat ini menarik banget ya. Edukatif," ujar embak yang gampang kagum.

Embak melanjutkan petualangan dengan mencoba beberapa fasilitas digital yang ada. Seru banget. Embak bahkan sempat mencoba membuat kartu pos. Semuanya dilakukan dengan mandiri. Tinggal klik-klik sesuai feeling saja. Hasilnya bisa diambil di resepsionis dan yang paling penting gratis! Ada nama kita juga lho di kartu pos tersebut. Huaaa senangnyaaa!

Ada beberapa fasilitas yang tersedia untuk mengenal budaya nusantara di Galeri Indonesia kaya. Semenjak di lorong pintu masuk hingga keluar. Semua fasilitas tersebut akan memperkaya wawasan kita tentang kekayaan nusantara.

Sapa Indonesia  
Merupakan layar multimedia di mana sepasang pemuda-pemudi  memakai pakaian adat dari berbagai daerah di pelosok nusantara yang menyapa pengunjung. Sapaannya juga sesuai dengan bahasa daerah masing-masing. Saat masuk dan keluar jangan kaget kalau dengar sapaan mereka ya. Enggak kayak embak yang hampir meloncat. Hihihi.


Galeri Indonesia Kaya
Nah, ini lho mereka yang menyapa pengunjung dengan berbagai bahasa :)


Video Mapping
Ada yang suka dengan wayang? Kalau suka wajib berkunjung ke sini. Ada fasilitas berupa video mapping yang berbentuk wayang kulit. Video mapping ini menceritakan penggalan Mahabarata tentang kisah Pandawa melawan Kurawa. Hayo masih ingat nggak sama kisah legendaris ini?


Galeri Indonesia Kaya
Para tokoh Mahabarata

Kaca Pintar Indonesia
Melalui layar touch screen kita bisa belajar tentang pariwisata, kuliner, kesenian dan tradisi nusantara. Kita langsung bisa mendapat penjelasan tentang berbagai macam tradisi nusantara tersebut loh. Keren kan?

Jelajah Indonesia
Siapa yang dulu malas belajar geografi dan sejarah? Embak sih malas-malas mau. Hahaha. Nah, layar sentuh yang bernama Jelajah Indonesia ini membahas seluk beluk budaya Indonesia dari berbagai sisi loh. Mulai dari sisi geografis, kebiasaan dan asal usulnya. Kebayang kalau belajar geografi dan sejarah dengan fasilitas layar sentuh multimedia pasti menyenangkan.

Selaras Pakaian Adat
Bagi yang hobi narsis, di sini juga sangat mendukung lho tempatnya. Apalagi jika berfoto dengan pakaian adat suatu daerah dan langsung upload di sosial media. Tampak keren dan seru sekali bukan? Nanti dikira lagi piknik ke suatu tempat deh sama teman-teman dunia maya.

Melodi Alunan Daerah
Penggemar musik daerah tak boleh melewatkan fasilitas ini. Layar digital touch screen ini menghadirkan berbagai macam alat musik nusantara. Setiap pengunjung bebas bermain musik, entah sekadar menikmati doank atau menyalurkan bakat kreatif seperti membuat aransemen musiknya sendiri. Berani mencoba? Kalau embak sih selera musiknya standar. Itu-itu doank 😂

Selasar Santai
Tempat bercengkrama paling asyik untuk menikmati Galeri Indonesia Kaya. Pengunjung bisa selonjoran dan ngobrol di sofa empuk kalau malas atau selesai berkeliling. Ada juga 10 tablet yang bebas dipakai loh. Kali aja ada ide pergi ke suatu tempat usai melihat keanekaragaman budaya nusantara.


Selasarnya nyaman banget ya?
sumber foto : www.indonesiakaya.com


Ceria Anak Indonesia
Jika ingin mengenang masa kecil saat bermain congklak, wahana ini tempatnya. Bermain congklak secara virtual yang diciptakan mirip dengan aslinya. Emang keseruannya akan lebih nggreget kalau main congklak beneran sih ya. Hanya saja setidaknya bisa mengobati rindu masa kecil.

Layar Telaah Budaya 
Nah, pada layar inilah hati embak tertambat alias paling lama ditongkrongin. Dengan layar yang berteknologi microsoft surface, kita dapat membuat kartu pos batik! Wohaaa senangnyaaa! Tak hanya itu, setiap mofit yang kita pilih ada penjelasannya loh. Misalnya motif mega mendung dari Cirebon itu tentang apa dan sejarahnya bagaimana. Kita bebas otak-atik sendiri desain kartu posnya. Mulai dari warna dasar, desain tumpal dan motif akhirnya kayak gimana. Kita juga cukup memasukkan nama dan alamat email saat selesai mendesain. Sehingga nama kita akan tertera di kartu pos dan bisa diambil di resepsionis. Kartu pos ini gratis! Embak kan bahagia banget kemarin sempat bikin dua kartu pos. Hahaha.


Galeri Indonesia Kaya
Salah satu hasil otak atik kartu pos. Cakep nggak? :p

Arungi Indonesia
Fasilitas ini menawarkan sensasi terbang di atas Indonesia. Kita akan melewati beberapa obyek-obyek penting dan ternama di Indonesia. Hal terpenting adalah kita juga mendapatkan penjelasan tentang obyek-obyek penting tersebut. Seru kan? 

Area Peraga
Di sudut ini embak sempat tertegun sesaat. Sebuah tempat berbentuk panggung kecil dengan latar belakang buku cukup menyita perhatian. Sederetan huruf dan lagu Jawa menyeret embak ke masa kecil. Pucung. Lagu favorit ketika embak mengikuti pelajaran bahasa Jawa. Terkadang sekarang embak kangen pengin nembang Jawa. Padahal dulu kalau disuruh nembang ogah-ogahan. Sekarang udah jarang denger anak-anak bisa nembang Jawa. Hiks 😢


Galeri Indonesia Kaya
Ada yang masih ingat lagu ini? :))))

Tempat ini biasa digunakan pengrajin untuk menunjukkan bagaimana proses pembuatan berbagai macam kerajinan nusantara. Sayang sekali sewaktu embak ke sana nggak ada pengrajin. Huhu. Jadi embak cuma bisa numpang foto di sini.



Galeri Indonesia Kaya
Numpang narsis :D


Area Cinderamata
Area ini berupa lemari kaca berisi berbagai macam produk seperti tas, hiasan meja, dompet dan masih banyak lagi. Tempat ini merupakan fasilitas bagi pemilik industri untuk menitipkan produknya di sini secara gratis. Lumayan kan untuk promosi?


Galeri Indonesia Kaya
Lemari sebelah kanan itu berisi aneka cindera mata


Auditorium
Embak lagi-lagi tertegun di lorong auditorium. Kain batik tertata rapi dan nampak sedap dipandang mata. Kekaguman embak pada tempat ini semakin menjadi-jadi. Selain di lorong auditorium, aneka batik juga terpampang indah di pintu keluar sebelum fasilitas Sapa Indonesia.

Galeri Indonesia Kaya
Nggak tahan buat nggak pose di tempat cakep begini 😂


Auditorium yang bisa dimanfaatkan secara gratis ini memiliki kapasitas 150 orang. Dilengkapi dengan panggung berukuran 13x3m, 3 buah screen projector utama 10.000 lumens, projector pendukung 7.000 lumens, sound system dengan audio power hingga 5.000 watt, 4 buah moving LED di atas panggung dan 36 buah lampu LED yang menghasilkan efek dramatis. Berbagai macam pertunjukan biasanya diadakan sewaktu weekend. Cocok banget kan untuk menambah wawasan budaya dan mengisi weekend kita dengan lebih bermanfaat? 


Auditoriumnya cakeeepppp beeuutttt!
Sumber foto : www.indonesiakaya.com

Sayang sekali embak berkunjung sewaktu weekdays jadi nggak ada pertunjukan deh. Embak hanya sempat ngintip sebentar. Cakep euy! Seharusnya kemarin masuk ya karena ternyata saat tidak ada pertunjukan, auditorium ini menyediakan Fantasi Tari Indonesia. Kita dapat menikmati tari daerah yang dikemas dengan virtual lho. Aaaah lagi-lagi belum rejeki embak.

"Gimana udah puas belum, Mbak Les?" tanya Mbak Put di pintu keluar.

"Belum sih, Mbak. Kapan-kapan masih pengin balik lagi. Penasaran sama pertunjukannya dan mau bikin ini lagi," jawab embak sambil nunjukin kartu pos.

Satu jam muterin Galeri Indonesia Kaya ini rasanya nggak cukup dan belum puas. Masih ada beberapa fasilitas yang belum dicoba. Masih ingin berlama-lama menikmati persembahan anak bangsa, belajar banyak tentang kekayaan Indonesia juga pertunjukannya. Mengagumi karya dari tangan-tangan dingin para seniman. Melatih otak kanan untuk lebih banyak bekerja. Walau baru sebatas menjadi penikmat.


Galeri Indonesia Kaya
Nanti balik lagi mau foto di sini. Hihihi.


Semoga suatu hari nanti bisa kembali ke tempat yang cukup memikat hati ini. Ada yang ingin berkunjung ke Galeri Indonesia Kaya bareng embak? 😉😉😉 



Galeri Indonesia Kaya
Grand Indonesia - West Mall Lt. 8 (samping CGV Blitz)
Jl. MH Thamrin No. 1, Jakarta
Telp : (021) 23580701
Email : kontak@indonesiakaya.com


Salam,

@tarie_tarr

18 komentar:

  1. Whoaaaaaa pengen ke situuuuu

    BalasHapus
  2. Waah...tempatnya kece banget. Kapan ya bisa kesana...huhuu

    BalasHapus
  3. Kalau mau foto lagi di situ ajak aku yaaa...

    BalasHapus
  4. Hiks....jd mupeng banget pengen kesana taro

    BalasHapus
  5. Ini nih... Edutainment, pembelajaran anak-anak dengan kemasan entertainment. Keren Taro, pengen deh ke sana

    BalasHapus
  6. Aku belum pernah kesituu.. padahal sering ke Grand Indonesia hihihi, soalnya takut ntar pengen beli macem2 kalau kesitu XD

    BalasHapus
  7. Keren pisaaan!!

    Lengkap banget juga. Btw aku bayangin kalo tiba-tiba disapa sama gambar digital itu pasti aku kaget juga, semacam ketemu suata tanpa rupa. Hiiii! 😆😆

    BalasHapus
  8. aku belum pernah ke sana, kecetempatnya, Indonesia emang kaya banget.
    Beruntung embak udah ke sana, aihhh kapan2 ajak mba Tarrr

    BalasHapus
  9. Artistik banget tempatnya, di Jakarta ya, Indonesia emang kaya akan budaya ya 😊

    BalasHapus
  10. Pengen banget ngajakin Marwah kesana kalau liburan, asik kali ya

    BalasHapus
  11. Kok ga poto di sofanya taroo? Sengaja ya biar ada alasan balik lagi hihihi

    BalasHapus
  12. Kecee pisan euy tempatnya, Taro. Nggak tahu ada Galeri kayak gini klo ngga bewe ke sini.

    BalasHapus
  13. Yuk yuuukk GRes piknik ke sana ;) Asyik banget nih tempatnya.

    BalasHapus
  14. Widiiiih...cakeeep banget..mudah2an bs ke sana juga ah kapan-kapan.. Aamiin...

    BalasHapus
  15. Embakkk.. Ajakin aku kesana donkkk

    BalasHapus
  16. Aku baru tahu klo ada tempat ini di jakarta mbak?sofanya bikin gagal fokus mbak.

    BalasHapus
  17. Wah...masukin di list ah kalo nanti ke Jkt. Kenzie bakalan suka kayaknya diajakin kesana.

    BalasHapus
  18. Ya ampuuun Tar, kamu udh sukses bikin dakuw mupeng. Ntar kalo ke Jakarta moga bisa ke tempat keren ini

    BalasHapus